Apa Itu Golput? Ini Pengertian Singkatnya

Sekedar Share Informasi dan Opini Aja

Share Informasi dan Opini

Apa Itu Golput? Ini Pengertian Singkatnya

Ditulis oleh: -

Apa Itu Golput? Ini Pengertian Singkatnya - Sebentar lagi pemilu ya? Pantesan banyak banget iklan-iklan berbau politik yang cukup sering muncul di tipi-tipi. Yups emang gak salah lagi, itu adalah bagian dari usaha mereka biar lebih dikenal oleh masyarakat dengan harapan masyarakat mau memilih mereka sebagai pujaan hatinya presiden atau entah apa posisi yang mereka incar. Di iklan yang muncul itu secara gak langsung si calon-calon pejabat tinggi negara tercinta kita ini juga berusaha menyampaikan visi dan misi mereka meskipun sebenernya masyarakat juga udah pada bosen denger janji-janji dari dari para calon pejabat tinggi itu #uhuk.

Iya, karena udah jenuh dengan janji-janji yang kebanyakan PHP disampaikan oleh mereka, banyak dari masyarakat yang lebih memilih untuk golput ketimbang memilih para calon yang ada. Hemm ngomong-ngomong soal golput, pemirsa udah pada tau belum pengertian dari golput? Hemm oke, mumpung mimin lagi mood untuk buat posting jadi mimin putuskan untuk ngasih tau apa itu golput. Yaa itung-itung cuma buat sekedar share aja lah biar nambah ilmu buat pemirsa sekalian.

Golput adalah singkatan dari golongan putih, tapi bukan berarti orang yang golput itu orangnya warna putih semua loh ya, bukan! Jadi gini, orang-orang yang golput itu adalah orang yang memutuskan untuk gak memilih calon manapun saat pemilu baik untuk pemilihan presiden, anggota DPRD, anggota DPD atau pemilihan untuk posisi lainnya. Nah sekarang pertanyaannya kenapa disebut "golput"? Naini yang mimin kurang paham.

Kalo menurut mimin sih kemungkinan karena mereka-mereka yang mencalonkan diri itu dianggap "hitam" karena kebanyakan dari mereka (inget ya, KEBANYAKAN! Mimin gak bilang Semuanya loh ya!) hanya mementingkan keuntungan bagi dirinya sendiri alias gak memihak pada rakyat dan hanya memberikan harapan palsu lewat janji-janjinya waktu kampanye. Makanya mereka disebut golongan putih karena mereka gak memilih satupun dari mereka yang hitam.

Kenapa golput itu dilarang / dikatakan haram?


Sebenernya kita boleh gak sih memilih untuk golput? Hemm kalo itu sih hak tiap pemilih ya mau milih atau nggak. Tapi buat pemirsa yang memutuskan untuk golput coba deh scroll dulu layarnya kebawah untuk baca cara golput yang benar. Oke, kita kembali ke topik. Beberapa orang bilang mereka yang golput itu guoblok gak cerdas, bahkan ada yang bilang haram. Masa sampe segitunya? Hemm, oke mimin coba jabarkan dikit deh menurut sudut pandang mimin.

Jadi tiap warga negara itu kan berhak untuk memilih siapa calon pemimpin di negaranya, kalo kita gak menggunakan hak kita untuk memilih artinya kita gak bisa ikut menentukan siapa pemimpin yang terbaik menurut kita donk? Bisa aja kan orang yang kurang berkompeten atau kurang "baik" yang malah jadi pemimpin gara-gara banyak dari masyarakat yang memilih untuk "diam saja" dan tidak memberikan suara untuk mereka yang kita anggap baik. Karena satu suara aja itu sangat berarti loh! Makanya mereka yang gak ikut memilih alias golput itu disebut kurang cerdas karena gak mau menentukan masa depan mereka sendiri (dengan cara memilih calon pemimpinnya).

Cara golput yang benar


Hihi, golput ternyata ada caranya loh! Cara ini mimin baca di salah satu thread di Kaskus. Karena mimin anggap bermanfaat makanya mimin cantumkan sekalian di posting ini untuk para pemirsa yang tetap memutuskan untuk golput agar "hak" atau suara yang tidak digunakan itu tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab!

Langsung pada intinya aja yaa! Jadi kalo pengen golput, jangan leyeh-leyeh dirumah aja! Kita juga harus tetep dateng ke TPS buat mengambil jatah kita. Iya, meskipun kita golput kita harus melaksanakan golput kita itu dengan benar. Jadi langkahnya begini:

  • Dateng ke TPS
  • Ambil jatah suara kita
  • Kita coblos aja muka-muka mereka yang ada di gambar. Kalo perlu semuanya! Maksudnya biar suaranya gak valid gitu.

Jadi kita ngelakuin itu supaya jatah suara kita gak disalahgunakan karena jatah yang ada sudah kita ambil. Soalnya kalo kita golput dan cuma leyeh-leyeh dirumah alias gak ngambil jatah di TPS, pastinya akan ada surat suara yang gak kepake toh? Nah surat suara yang gak dipake itu bisa aja dipake alias disalahgunakan dengan melakukan pencoblosan calon-calon terntentu yang pastinya biar mereka menang (dengan cara curang). Ngerti kan maksud mimin? Iya semoga aja pada ngerti.

Intinya, tindakan itu kita lakukan sebagai langkah pencegahan biar suara kita dipakai dengan baik dan tidak disalahgunakan. Dan inget, mimin gak menuduh siapa-siapa loh ya! Ini hanya tindakan pencegahan! Nah mungkin itu aja sih yang bisa mimin tulis soal golput. Semoga bermanfaat :D

2 comments:

  1. Mengapa kita harus merdeka? Mengapa rakyat Perancis harus membunuh Louis beserta seluruh keluarganya? Itu karena perwakilan yang ditawarkan bukanlah pilihan. Commune Paris berdiri atas reaksi kondisi lama yang berkamuflase untuk membuat politik kembali menjadi bisnis. Mereka dihancurkan dengan pertumpahan darah. Mereka gagal tetapi mereka telah menapaki satu kilometer kemajuan yang hendak kita capai selama ribuan tahun, yaitu berhasil membuat kommune rakyat. Berapa banyak tender yang nanti harus diserahkan oleh PDIP, Gerinda, PKS dan partai jamban lainnya kepada broker mereka? Sampai seratus tahun lagi Freeport akan seperti itu.

    Seandainya saja Freeport bisa kita rebut berapa banyak kapal-kapal modern Inggris, Jepang dan AS yang bisa kita beli? Kita suruh insinyur-insinyur bongkar itu semua, apa yang dibutuhkan untuk membuat kembali kapal-kapal seperti itu maka kita beli. Berapa banyak pelabuhan bisa kita buat? Berapa banyak Galangan-galangan kapal bisa kita ciptakan? Berapa banyak nelayan-nelayan akan memiliki kapal-kapal modern untuk menangkap ikan?

    Berapa banyak uang mereka yang dihisap pemilik modal besar yang dapat dibagikan diantara mereka semua? Berapa banyak rumah sakit tanpa kelas namun kualitas VIP semua bisa kita buat? Berapa banyak sekolah yang bisa kita buat dengan fasilitas modern? Berapa banyak guru-guru dungu yang bisa kita didik ulang? Berapa banyak jurusan-jurusan sampah di Universitas bisa kita ganti dengan jurusan-jurusan baru yang menjawab masalah?

    “Ayo bangsa Indonesia dengan jiwa yang berseri-seri mari berjalan terus, jangan berhenti! Revolusimu belum selesai, jangan berhenti! Sebab siapa yang berhenti akan diseret oleh sejarah dan siapa yang menentang sorakan araknya sejarah, tidak perduli tiada bangsa apa pun, dia akan digiling, digilas oleh sejarah itu sama sekali." http://manifestosenja.com/2014/03/golput-kewajiban-revolusi-bangkitkan-ksatria-nusantara/

    ReplyDelete